Apa itu Penyakit Talasemia (Thalasemia)

1463 views

Apa itu Penyakit Talasemia (Thalasemia) ? Penulis.web.id, Saat ini, banyak sekali jenis penyakit salah satunya penyakit Thalasemia yang tidak banyak dikenal dan diketahui oleh masyarakat. Penyakit ini tidak populer penyakit lain seperti penyakit diabetes, ginjal, dan jantung, penderita thalasemia yang ada di Indonesia terbilang cukup besar. Apabila anda atau salah satu dari anggota keluarga anda mengalami penyakit Thalasemia, sebaiknya anda mencari pengetahuan seputar penyakit thalasemia untuk mengurangi dampak resiko yang lebih besar.

Pengetahuan mengenai penyakit thalasemia berguna untuk membantu anda melakukan deteksi gejala dini agar anda dapat terhindar dari bahaya penyakit talasemia yang cukup serius. Bahaya ini cukup serius dikarena penyakit Thalasemia merupakan penyakit yang bisa diturunkan atau dapat diwariskan kepada garis keturunan.

Apa itu Penyakit Talasemia

Apa itu Penyakit Talasemia (Thalasemia)

Pengertian Penyakit Thalasemia adalah penyakit kelainan darah yang diakibatkan oleh faktor genetika dan menyebabkan protein yang ada di dalam sel darah merah atau disebut dengan hemoglobin, tidak berfungsi secara normal. Faktor genetik ini bisa diturunkan dari kedua orang tua atau salah satu dari mereka yang memiliki gangguan darah resesif autosomal yang mempengaruhi DNA penderita.

Kerusakan DNA dikarenakan adanya ketidakseimbangan salah satu dari empat unsur asam amino pada unsur Hemoglobin. Jika hal ini dibiarkan secara terus menerus tentu saja akan menimbulkan hal yang buruk bagi penderita penyakit thalasemia karena fungsi hemoglobin ini adalah mengikat oksigen dalam darah, jika hemoglobin sedikit maka pasokan oksigen keseluruh tubuh akan terganggu.

thalasemia gen pembawa dan karier

thalasemia gen pembawa dan karier

Gejala Thalasemia

Gejala thalasemia yang dialami oleh setiap orang dapat berbeda-beda, tergantung tingkat keparahan dan tipe thalasemia yang diderita. Untuk bekerja dengan normal, hemoglobin memerlukan 2 protein alfa dan 2 protein beta. Kelainan pada protein alfa disebut dengan thalasemia alfa dan pada protein thalasemia beta. Jika terjadi banyak mutasi pada material genetika yang membuat hemoglobin, maka thalasemia yang diderita akan parah.

Untuk kasus yang parah, transfusi darah akan sering dibutuhkan. Namun jika mutasi yang terjadi sedikit atau terbatas, maka gejala bisa lebih ringan. Awalnya gejala penyakit thalasemia menunjukkan seperti penyakit anemia yakni :

  • Wajah pucat
  • Insomnia atau susah tidur
  • Tubuh mudah merasa lemas
  • Berkurangnya nafsu makan
  • Tubuh mudah mengalami infeksi
  • Jantung bekerja lebih keras untuk memenuhi pembentukan hemoglobin
  • Mengalami kerapuhan dan penipisan tulang. Hal ini disebabkan oleh sumsum tulang yang berperan penting dalam menghasilkan hemoglobin tersebut.

Penyakit Thalasemia dapat dibedakan berdasarkan gejala klinis dan tingkat keparahannya yakni thalasemia mayor dan thalasemia minor. Thalasemia mayor yakni dimana kedua orang tuanya merupakan pembawa sifat, sedangkan thalasemia minor dimana gejalanya jauh lebih ringan dan hanya sebagai pembawa sifat saja.

Pada Penyakit Keturunan Thalasemia mayor gejala dapat timbul sejak awal masa anak-anak, namun kemungkinan untuk bertahan hidup terbatas. Beberapa kasus yang ditemukan selama ini juga membuat timbulnya penggolongan yang lebih baru, yakni thalasemia intermedia, dimana kondisinya berada diantara kedua bentuk thalasemia mayor dan minor.

Penyebab Penyakit Thalasemia

Satu-satunya penyebab penyakit Thalasemia adalah gen cacat yang diturunkan oleh orang tua. Disini yang perlu digaris bawahi adalah penyakit Thalasemia bukanlah penyakit menular, tetapi penyakit keturunan. Cara diagnosis Thalasemia yang efektif biasanya berdasarkan kepada pola herediter dan pemeriksaan hemoglobin khusus.

Cara Mengobati Penyakit Thalasemia

Sampai saat ini, belum ada obat yang mampu untuk menyembuhkan penyakit Thalasemia. Namun sebagai manusia hendaknya kita tetap berusaha agar dapat menyembuhkan penyakit ini. Berikut ini adalah beberapa cara umum yang dilakukan untuk mengobati penyakit Thalasemia :

  • Atasi anemia dengan transfusi.
  • Mengonsumsi suplemen folat pada Thalasemia yang berat.
  • Hindari obat-obatan yang mengandung zat besi dan pengoksidasi untuk penderita yang menjalani transfuse karena zat besi yang berlebihan dapat menyebabkan keracunan.
  • Hindari stres

Pada pengobatan teknologi medis modern saat ini, pengobatan Thalasemia dapat dilakukan dengan cara transplantasi sumsum tulang yang allogenic. Namun tentu saja anda harus mengonsultasikannya terlebih dahulu dengan dokter spesialis.

Demikian informasi mengenai Apa itu Penyakit Talasemia (Thalasemia). Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk Anda semua. Jangan lupa untuk bantu share kepada teman atau kerabat Anda. Terima Kasih.

Tags: #penyakit thalasemia #talasemia

No related post!